Sunday, November 28, 2004

Intimacy with Friends

Ada satu kata yang sangat saya sukai ketika mendengarnya beberapa tahun lalu di gereja.

Kata itu adalah ’intimacy with God’.

It means that we always try to be close to God. We take step to be closer everyday, and everyday.

Nah... konsep itu bisa dipakai untuk membina hubungan dengan manusia. Beberapa bulan ini saya begitu terkesan dengan arti persahabatan. Saya hidup selama hampir 20 tahun, tapi tidak tahu arti persahabatan. Tidak menciptakannya. Tidak merasakannya. Tidak membinanya.

And didn’t take action to have intimacy with friends.

Sekarang saya tahu betapa berharganya sahabat di dunia ini. Sahabat bisa jadi seseorang yang paling penting di dunia. Sahabat bisa jadi orang yang mengetahui kita, bahkan lebih daripada keluarga kita sendiri. Kita merasa aman untuk menceritakan apapun tanpa takut dihakimi.

Saya menyesal baru membangun persahabatan akhir-akhir ini…

Hari ini banyak teman-teman seperjuangan di ITB meninggalkan Bandung. Satu per satu pergi dan jauh dari jangkauan. Yang paling berat adalah katika saya sendiri akan pergi, karena lebih banyak lagi yang akan ditinggalkan. Saya akan masuk ke dalam keadaan di mana sahabat-sahabat yang biasanya menemani, ngobrol dan becanda menjadi tidak ada lagi.

But life must go on! I’ll create friendship again… Berusaha untuk memiliki intimacy with friends…

No comments: